Posts

Showing posts from March, 2018

Puisi Politik

Namanya unik hurufnya ada enam meskipun ada enam aku memegangnya erat – erat Kubilang pada ibuku aku mau yang enam ini kalau lima udah punya Gusti Allah karena kalau empat hatiku bakal kacau Ibuku boleh ibu dia iya dan ibu dianya lagi iya ibuku ibuku ibunya dan ibu   dianya besan Kubilang pada ibuku aku tak mampu lagi Kutawarkan dia mahkota indah dari lampu – lampu yang kurangkai sendiri tapi dia meminta berteman dengan bintang berteman dengan matahari putih yang indah itu mungkin dia tidak pernah masuk SMP tidak tahu kalau bintang itu   bola panas terbentuk dari api berpijar – pijar kudatang memberi banteng yang indah dia mau tapi dia tetap minta matahari putihnya Mungkin dia sudah lupa jika satu – satunya barang terbesar yang kita mampu sentuh ya bumi ini saja Sekali waktu dia menelpon gawaiku melupakan matahari berkata aku ingin bertemu kamu Fahri Fahri bertemu Fadhli Fadli bertemu wowo wowo bertemu joko joko bertemu cebong Wa...

Sastra Sejarah Punya Kresna

     Membicarakan perang dunia sebenarnya masih terlalu tabu bgi orang lain, atau mungkin bagi bangsa lain jika kita melompat lebih jauh.Saya sendiri sebenarnya sangat tertarik untuk mengetahui tentang perang dunia itu sendiri. Perang adalah saat dimana dua kubu saling tarik menarik urat, saling memelotot antar satu sama lain, dan menganggap hal yang dimilikinya adalah hal yang paling benar begitupun sebaliknya.      Tapi bagi saya perang sendiri tak ubahnya pertengkaran biasa anak kecil. Dua Negara yang masing – masingnya berebutan kue yang manis dan sangat lezat yaitu kue kekuasaan. Yang mana kadang kue itu dibagi – bagi untuk kelompoknya sendiri atau mungkin hanya dimakan sendiri. Dan cara- cara untuk mendapatkan itu tak pernah lebih dari cara – cara kotor. Lumpur – lumpur kotor yang membuat kita selalu menghalalkan segala cara entah itu dengan mengangkat bedil, membuat maneuver di diplomasi, atau meningkatkan ujaran ujaran penuh kebohongan.  ...