Bagaimana dan Jika
Bagaimana dan Jika adalah dua kata berbeda dan tercipta untuk berdiri sendiri. Namun, pasangkan ia secara berdampingan, maka mereka akan punya kekuatan untuk menghantuimu selama sisa hidupmu, “Bagaimana jika ini , bagaimana jika itu, bagaimana jika…”. Ya, saya juga punya masalah, semua makhluk yang hidup punya masalah. Walaupun, hanya setipis suwir- suwir ayam di bubur, tetep aja bisa jadi masalah ketika doi nylempit di gigi, gigi geraham belakang apalagi. Ya,ini sama seperi ketika saya pertama kali di Jogja 2 bulan yang lalu. Saya tak pernah membayangkan masalah apa yang akan menghampiri atau kesenangan apa yang bisa dilakukan untuk menyeimbangkan berputarnya roda kehidupan. Saya mau bercerita sedikit tentang kesan pertama masuk ke gerbang kampus kerakyatan dan menuntut ilmu disana. Emang dasar sikap manusia yang selalu naif dunyo wal akhirat, saya masih berharap punya teman yang s...